(Buku 1) -Pre order ,Terbit: 15 Maret 2010- Clary terpaksa masuk ke dalam dunia baru yang gelap sekaligus menawan, yaitu Dunia Bayangan. Tiba-tiba Clary mendapatkan “penglihatan”, sehingga kini ia bisa melihat peri, warlock, dan nephilim? Para Pemburu Kegelapan pun benar-benar ingin mengetahuinya…
Seri Asmaul Husna bertujuan menanamkan moral dan nilai agama dengan mengenalkan 99 nama Allah.
Materi dikemaskan dalam bentuk aktivitas menebalkan garis dan mewarnai kaligrafi Asmaul Husna. Kegiatan ini diharap dapat merangsang perkembangan kogni ...
Kekayaan kuliner Indonesia memang luar biasa hingga bahkan satu jenis makanan pun bisa memiliki ragam hingga puluhan jumlahnya. Di antara jenis makanan yang memiliki banyak ragam tersebut adalah sop dan soto. Di Indonesia, kedua jenis makanan berkuah ini memang begitu populernya hingga kita bisa dengan mudah menemukannya di mana saja, dari warung di pinggir jalan hingga restoran mewah...
1st Published, Buku ini sangat cocok bagi para pemula dan pengguna komputer berkemampuan menengah yang ingin terampil mengotak-ngatik objek grafik. Cepat tunggu apa lagi!
Omar Khayyam dikenal sebagai astronom, matematikawan, dokter, dan filsuf yang tak tertandingi pada masanya. Bakat istimewa ini kian lengkap dengan rubaiyat (sajak empat seuntai atau kwatrain) yang menjadi monumen abadi kepenyairannya yang....
Ketika Isabella Swan pindah ke Forks yang muram, ia bertemu Edward Cullen, cowok misterius sangat memesona yang membuat perasaannya jungkir-balik. Dengan kulit porselen, sepasang mata keeemasan, dan suara merdu memikat...
Menjelajahi lorong-lorong purba bawah tanah, sebuah rahasia maut pun terungkap dan mengancam jiwa Will: koloni bawah tanah yang terlupakan oleh dunia atas. Dipimpin oleh Styx, koloni itu merencanakan sebuah revolusi untuk menyerbu manusia dunia atas.
Sepuluh penyair yang kebetulan perempuan yang biasa menulis di jejaring sosial Facebook, Sabtu 20 Februari 2010 lalu meluncurkan buku antologi puisi mereka yang berjudul “Merah Yang Meremah” bertempat di Pusat Dokumentasi HB Jassin, TIM Jakarta.
JAKARTA, KOMPAS.com - Para sastrawan dari Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam yang tergabung dalam Group Pembuatan Buku-buku untuk Kemanusiaan, berhasil menerbitkan enam buku untuk disumbangkan bagi kemanusian. Penerbitan buku-buku tersebut diilhami dari bencana alam gempa yang melanda Sumatera Barat, 30 September 2009.
Oleh: Dr. Sabariamsyah, S.Pd, M. Hum
(Praktisi Pendidikan di Jepang)
Berbagai peristiwa penting atau berkesan dalam kehidupan, menjadikan setiap orang akan selalu berbeda cara dalam...
Oleh : Muhammad Dullah Rivani
(Pemerhati Sastra dan Agama, bermukim di Doha, Qatar)
Puisi-puisi karya Leonowens SP, merupakan karya yang dibuat dengan kepekaan tinggi terhadap...
Membaca novel-novel Dan Brown bersiaplah untuk bergadang. Itulah selalu yang selalu saya alami. The Lost Symbol menjadi pengalaman ketiga setelah The Da...