Sepuluh penyair yang kebetulan perempuan yang biasa menulis di jejaring sosial Facebook, Sabtu 20 Februari 2010 lalu meluncurkan buku antologi puisi mereka yang berjudul “Merah Yang Meremah” bertempat di Pusat Dokumentasi HB Jassin, TIM Jakarta.
JAKARTA, KOMPAS.com - Para sastrawan dari Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam yang tergabung dalam Group Pembuatan Buku-buku untuk Kemanusiaan, berhasil menerbitkan enam buku untuk disumbangkan bagi kemanusian. Penerbitan buku-buku tersebut diilhami dari bencana alam gempa yang melanda Sumatera Barat, 30 September 2009.
Oleh: Debby Gontha
(Pengusaha dan Penikmat Sastra)
Begitu banyak kisah yang telah terjadi di dalam waktu. Kita menjalani hari-hari dalam waktu. Seringkali kita juga diburu oleh...
Oleh: Dr. Sabariamsyah, S.Pd, M. Hum
(Praktisi Pendidikan di Jepang)
Berbagai peristiwa penting atau berkesan dalam kehidupan, menjadikan setiap orang akan selalu berbeda cara dalam...
Oleh : Muhammad Dullah Rivani
(Pemerhati Sastra dan Agama, bermukim di Doha, Qatar)
Puisi-puisi karya Leonowens SP, merupakan karya yang dibuat dengan kepekaan tinggi terhadap...
"Kalau anda ingin mengetahui mengapa Khadam Husein dari negara adidaya Irak begitu berambisi untuk menyerang Amerika Serikat yang terbelakang; Kalau anda ingin tahu mengapa Presiden Amerika Serikat, John Hush yang juga merupakan pengusaha Wartex (Warung Texas), yang lahir di tahun kabisat selalu marah-marah setiap kali tidak berhasil menemukan tanggal 29 Februari untuk merayakan ulang tahunnya;
Kalau anda ingin mengetahui bagaimana John Coward dan Toley Blur, masing-masing pemimpin pejuang kulit putih di Australia dan Inggris, akhirnya terlibat perkelahian kekanak-kanakan di sebuah stasiun televisi Yaman; Kalau anda ingin tahu mengapa Maruk Goldstain, seorang Yahudi sipil dan berjenggot lebat, begitu terobsesi untuk menjadi seorang nabi akhir jaman dengan sebuah bom di tangannya;
sekiranya anda ingin mendengar tentang organisasi the Propit (gabungan kata prophet dan profit) pimpinan Saint Sardin; Atau anda ingin tahu tentang nasib akhir Ariel Shalom yang diduga sebagai seorang pemimpin teroris Israel; Dan sekiranya anda ingin mengikuti sepak terjang Munjid, Keith Nosestrong, dan Adolf Heiss, seluruhnya mahasiswa Jamiah Baghdad, dalam suatu pergolakan jaman yang menegangkan. … maka, BACALAH NOVEL INI!
Temukan pengalaman menyenangkan dengan berbelanja di Kampusbook.com dan Anda juga dapat mengirimkannya untuk kerabat atau temen dekat Anda sebagai hadiah.
Syarat dan Ketentuan Promo:
Masa promo berlaku mulai tanggal 1 Maret 2010 hingga tanggal 31 Maret 2010.
Buku-buku yang mendapat diskon berupa potongan tunai dan bonus reward hanya berlaku bagi buku-buku di menu promosi.
Discount reward diberikan untuk transaksi buku-buku promosi dengan status Billed, dan secara otomatis ditambahkan ke saldo cash back dompet internet PG-1.