Sepuluh penyair yang kebetulan perempuan yang biasa menulis di jejaring sosial Facebook, Sabtu 20 Februari 2010 lalu meluncurkan buku antologi puisi mereka yang berjudul “Merah Yang Meremah” bertempat di Pusat Dokumentasi HB Jassin, TIM Jakarta.
JAKARTA, KOMPAS.com - Para sastrawan dari Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam yang tergabung dalam Group Pembuatan Buku-buku untuk Kemanusiaan, berhasil menerbitkan enam buku untuk disumbangkan bagi kemanusian. Penerbitan buku-buku tersebut diilhami dari bencana alam gempa yang melanda Sumatera Barat, 30 September 2009.
Oleh: Dr. Sabariamsyah, S.Pd, M. Hum
(Praktisi Pendidikan di Jepang)
Berbagai peristiwa penting atau berkesan dalam kehidupan, menjadikan setiap orang akan selalu berbeda cara dalam...
Oleh : Muhammad Dullah Rivani
(Pemerhati Sastra dan Agama, bermukim di Doha, Qatar)
Puisi-puisi karya Leonowens SP, merupakan karya yang dibuat dengan kepekaan tinggi terhadap...
Membaca novel-novel Dan Brown bersiaplah untuk bergadang. Itulah selalu yang selalu saya alami. The Lost Symbol menjadi pengalaman ketiga setelah The Da...
Buku ini merupakan kumpulan undang-undang sistem peradilan pidana. Buku ini sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akanbuu kumpulan undang-undang yang sederhana, lengkap dan dapat dijangkau secara ekonomi.
Isi buku ini memuat secara lengkap undang-undang hukum pidana mulai dari hukum acara pidana, tentang pemasyarakatan, kepolisian RI, advokat, kekuasaan kehakiman, kejaksaan RI dan hingga memuat tentang grasi.
Adapun daftar isi dalam buku ini :
UU No 8 Tahun 1981 Tentang Acara Pidana - 1
UU No 12 Tahun 1995 Tentang Pemasyarakatan - 133
UU No 12 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesian - 16
UU No 18 Tahun 2003 Tentang Advokat - 203
UU No 4 Tahun 2004 Tentang Kekuasaan Kehakiman - 227
UU No 16 Tahun 2004 Tentang Kejaksaan Republik Indonesia - 25