Bila Hidup Sebuah Permainan, Inilah Aturannya
    
"Saya menangis karena saya tidak mempunyai sepatu sampai saya melihat orang yang tidak punya kaki." Rasa keadilan kita menyangkut harapan akan persamaan -- anggapan bahwa semua hal adalah sama dan bahwa keadilan akan selalu menang. Kenyataannya, hidup tidaklah adil, dan Anda bahkan mungkin mempunyai jalan hidup yang lebih sulit daripada orang-orang lain di sekitar Anda, baik Anda patut memperolehnya atau pun tidak. Keadaan setiap orang adalah unik, dan masing-masing perlu menangani keadaannya dengan cara yang berbeda. Sementara Anda berupaya menyelaraskan diri dengan kesejatian diri Anda, Anda perlu melepaskan diri dari kalimat keluhan tentang "ini tidak adil", kalau Anda ingin mendekati ketenangan. Memusatkan perhatian kepada ketidakadilan keadaan akan membuat Anda terus menerus membandingkan diri dengan orang lain daripada menghargai keunikan Anda sendiri. Anda kehilangan memetik pelajaran pribadi Anda dengan mengganggu diri sendiri dengan perasaan-perasaan getir dan dendam. Tulisan diatas adalah cuplikan dari Aturan Kedua dari buku "Bila Hidup Sebuah Permainan, Inilah Aturannya". Buku ini merincikan sepuluh aturan bagi kita mengarungi hidup dan menghadapi tantangan hidup.
Aturan Pertama: Anda Akan Memiliki Sebuah Tubuh Setiap orang datang ke dunia ini 'menumpang' dalam sebuah tubuh yang sudah diperuntukkan baginya. Tidak ada kesempatan untuk minta ganti apalagi tukar tambah. Jadi apapun dan bagaimanapun tubuh Anda, mau tinggi atau pendek, mau langsing atau gemuk, mau cantik atau jelek, mau sehat atau sakit-sakitan, terima sajalah, hormatilah dan cintailah tubuh Anda karena itu milik Anda satu-satunya sepanjang hidup Anda. Aturan Kedua: Pelajaran Akan Disajikan Kepada Anda Sepanjang hidup kita, setiap hari, setiap saat kita selalu dihadapkan pada pelajaran hidup yang tidak ada habis-habisnya. Setiap peristiwa yang terjadi selalu mengandung pelajaran, tergantung keterbukaan kita apakah kita menangkap ada pelajaran yang terkandung di dalamnya. Adalah pilihan kita mengambil pelajaran yang mana yang kita inginkan. Aturan Ketiga: Tidak Ada Kesalahan, Yang Ada Hanya Pelajaran Pertumbuhan adalah proses eksperimen dengan serangkaian percobaan, kegagalan, dan sesekali kemenangan. Hidup juga proses eksperimen, percobaan dan kekeliruan yang pada akhirnya mengantar pada kebijaksanaan. Manusia belajar lebih banyak dari yang kita anggap "kegagalan" daripada "sukses-sukses". Aturan Keempat: Sebuah Pelajaran Diulang Terus Sampai Anda Menguasainya Dalam penyuluhan pasangan suami istri sering terlihat bahwa orang-orang yang bercerai lalu menikah lagi hampir selalu menikahi tipe orang yang sama dengan yang baru saja mereka tinggalkan. Salah satu pelajaran dalam Aturan Keempat ini adalah Kesabaran. Bersabarlah, Anda akan tahu kapan saat Anda harus bangun dan bergerak maju. Aturan Kelima: Belajar Tidak Pernah Selesai Tidak ada bagian dari kehidupan yang tidak mengandung pelajaran. Kalau Anda hidup, maka pasti ada pelajaran yang harus ditimba. Anda akan lega bila akhirnya memahami bahwa Anda tidak pernah sepenuhnya bisa menguasai kehidupan. Kehidupan adalah sekolah sepanjang waktu dan Anda tidak pernah benar-benar lulus, jadi proses belajarnyalah yang memberi makna sesungguhnya pada keberadaan kita dalam hidup ini. Aturan Keenam: "Disana" Tidak Lebih Baik Daripada "Disini" Rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau bukan. Rahasia memahami Aturan Keenam ini adalah keberhasilan kita menyadari keadaan hidup di sini dan sekarang ini, sementara menyimpan dalam hati Anda cita-cita dan impian Anda untuk masa depan. Dengan menguasai pelajaran mensyukuri, ketidakterikatan, kelimpahan, dan kedamaian, Anda bisa lebih mendekati pemenuhan tantangan hidup di saat sekarang. Aturan Ketujuh: Orang Lain Hanya Cermin Dari Diri Anda Anda tidak bisa mencintai atau membenci sesuatu dalam diri orang lain kecuali hal itu mencerminkan sesuatu yang Anda cintai atau benci dalam diri Anda sendiri. Aturan Kedelapan: Apa yang Anda Perbuat dengan Kehidupan Anda, Tergantung pada Anda Sendiri Dunia adalah padanan Anda, dan Anda adalah padanan dunia ini. Bila Anda sepenuhnya mengenali tantangan, bakat dan realitas individual Anda, dan Anda menerima jalan hidup yang mereka wakili, maka dunia akan menyediakan apa pun yang Anda butuhkan agar bisa sukses. Aturan Kesembilan: Semua Jawaban Ada dalam Diri Anda Yang perlu Anda lakukan hanya melihat, mendengarkan, dan percaya. Aturan Kesepuluh: Anda Akan Lupa Semua Ini di Saat Kelahiran Anda Itulah mengapa Anda wajib membeli buku yang judul aslinya "If Life is a Game, These are The Rules" ini. Simak kata pengantar oleh Jack Canfield, penulis buku Chicken Soup of The Soul, "... Begitu Anda membaca buku ini, Anda akan mulai memandang kehidupan Anda dari perspektif yang benar-benar lain. Bila Anda meyakini dan mengikuti semua prinsip dalam buku ini, saya jamin kehidupan Anda akan bearubah secara ajaib dan Anda akan mengetahui rahasia-rahasia untuk mewujudkan keinginan hati Anda. Nikmatilah buku ini, resapi pelajaran-pelajarannya, dan jadilah pakar permainan kehidupan." |