aku baru aja beli buku ini, di gramedia blok m..sekitar 2 minggu yg lalu..
aku butuh referensi untuk kebaya yg mw aku pakai di akad ku nanti (Insya Allah), dan ternyata hanya buku ini satu2nya...
IDENTITAS BUKU
Buku ini berbicara tentang organisasi non-pemerintah. Pada intinya, David Korten ingin menyatakan bahwa kehidupan manusia berada dalam krisis. Kita harus berani...
Rubaiyat Misteri Tak terlupakan
Dimuat di Koran Jakarta, 13 Desember 2008
Oleh Mohamad Asrori Mulky
Peneliti Pusat Studi Islam dan Kenegaraan (PSIK) Universitas Paramadina Jakarta.
...
Sebagai manusia, kita memasuki dunia ini tanpa apa pun dan pergi meninggalkannya tanpa apa pun. Di antara kelahiran dan kematian kita, kehidupan ini memberikan berbagai macam kesempatan serta tantangan yang luar biasa. Menurut penulis buku laris dan guru spiritual, Ryuho Okawa, kita bisa jadi tertarik untuk menguasai harta milik serta materi, atau sebaliknya mencari jalan sejati untuk mencapai kebahagiaan-jalan kasih yang lebih berharap untuk memberi, bukannya menerima, yang menyambut terang bukannya kegelapan-dan yang mengikuti teladan kehidupan serta sifat-sifat orang-orang hebat yang hidup dengan penuh integritas, kebijaksanaan, dan keberanian.
Ryuho Okawa yakin, dan para pengikutnya menjadi saksi untuk itu, bahwa kebahagiaan dimulai ketika kita memutuskan untuk memberikan cinta kepada orang lain dan masyarakat, serta mengesampingkan hasrat dan nafsu egoistik. Semakin banyak cinta yang kita berikan, semakin berkembang cinta kita, cinta itu tidak akan pernah habis atau padam. Semakin banyak kita bisa memberi semakin besar pula kebahagiaan batin yang kita rasakan.
Dalam Titik Awal Kebahagiaan, secara indah Okawa menggambarkan bagaimana kita dapat mencapai kebahagiaan dan menjalani kehidupan yang bermakna. Dan melalui buku ini ia akan menuntun kita untuk memulai kebahagiaan kita. Ia juga akan membimbing kita, para pencari kebahagiaan spiritual, untuk menjadi kuat saat berbagai kesulitan menghadang, untuk saling menghormati dan mengasihi satu sama lain, dan untuk menyesuaikan diri dengan kehendak alam semesta. Dengan melakukan itu, berarti kita menapakkan kaki di jalan menuju kebahagiaan.