Merry Christmas..!!
Pada kesempatan kali ini kami menggelar berbagai buku dengan diskon special, untuk dapat dinikmati oleh seluruh pecinta buku. Dengan bonus potongan Reward UP TO 70%. Dapatkan sekarang juga.
UNDIAN NATAL..!!!
Gak perlu tunggu Santa Clause yang bagi-bagi hadiah.
Setiap pembelian BERAPAPUN akan langsung diundi di akhir periode promo di bulan Desember. Yuk, ikutan..
Menurut saya buku ini lebih banyak menceritakan kegelisahan Sobary. Gelisah terhadap kelakuan jaman. Di mana manusia sudah semakin hilang kepekaannya terhadap alam. Padahal suara alam sekecil...
Bagi para remaja yang tidak menyukai imajinasi, dapat menikmati novel-novel yang berkisah tentang kehidupan nyata seseorang. Dalam novel ini para pembaca bisa memetik hikmah disetiap masalah yang...
Apa yang membuat anda menyukai dongeng?
Pernah begitu melekatnya di pikiran hingga dongeng tersebut tak bisa terlupakan?
Atau malah kisah hidup Anda sendiri mirip sebuah dongeng?
...
Berbilang tahun sebelum gerakan Islam fundamentalis dunia menghangat, kaum radikal berlandaskan agama di Indonesia telah melakukan aksi kekerasannya. Pemberontakan DI/TII yang dipimpin oleh Sekarmadji Maridjan Kartosuwirjo akhirnya disudahi oleh Angkatan Bersenjata Indonesia.
Walau gerakan utamanya sudah habis, gagasan dan terlebih lagi para pengikutnya rupanya belum punah. Bekerja sama dengan kaum fundamentalis internasional, mereka membangkitkan kembali perjuangan ini dalam bermacam bentuk. Hasilnya adalah berbagai peristiwa kekerasan dan pemboman. Beberapa yang terbesar di antaranya adalah: peristiwa Bom Bali, Marriott, Kedutaan Australia.
Bagaimana latar belakang berbagai peristiwa pemboman ini? Bagaimana prosesnya sejak perencanaan hingga pelaksanaannya? Bagaimana bentuk sebenarnya dari jaringan kelompok-kelompok radikal ini di Asia dan terutama di Indonesia?
Inilah kisah tentang jaringan teroris paling berbahaya di Asia, dan Ken Conboy kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam merangkum data-data dari beberapa negara termasuk data intelijen baik BIN maupun Polri.