Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kami kepada Pelanggan, maka seluruh staff akan menjalankan training diluar kota pada tanggal 26 - 30 Januari 2010. Oleh karena itu, selama masa training, order akan diproses dan dikirim pada tanggal 1 Februari 2010.
Menguak Jiwa Penyair Perempuan di Dunia Maya
Oleh: Kurniawan Junaedhie
Kriteria apa yang dipakai untuk memuat puisi para penyair yang ada di Facebook ke dalam buku ini? Tidak ada. Malah...
kalau anda menganggap hidup anda biasa biasa saja, maka cobalah untuk menemukan harta terpendam dengan berkaca pada pengalaman mitch albom dan morrie dalam pertemuan mereka setiap hari selasa
Resensi Buku ::: To Bee or Not To Bee
Judul : To Bee or Not To Bee, Lebah yang Bosan Mencari Madu
Penulis : John Penberthy
Tebal : 154 halaman
Cetakan : 2009
Penerbit : PT...
Ditulis di tengah suasana peperangan besar Surabaya 1945, buku ini barangkali merupakan karya Tan Malaka yang paling imajinatif. Brosur ekonomi-politik yang dituturkan dalam gaya naskah drama, percakapan antara kelima tokoh yang oleh Tan Malaka dijuluki para pendakwa modern, yakni: Godam (wakil kaum buruh), Pacul (wakil kaum tani), Denmas (wakil priyayi), Toke (wakil kelas pedagang), Mr. Apal (wakil kaum intelektual) Perjuangan Tan Malaka penting untuk dikenal oleh generasi muda. Namun bagaimana para siswa akan mengenalnya jika namanya dihilangkan pada buku yang diajarkan di sekolah? Asvi Warman Adam, sejarawan LIPI. Tan Malaka berkeliling Jawa. Ia juga berada di Surabaya ketika terjadi pertempuran besar, dan ini memberikan inspirasi untuk menulis tiga buah brosur: Politik, Rencana Ekonomi, dan Muslihat. Peredaran brosur ini hanya terbatas sekali, oleh sebab itu tidak pernah bisa menjadi alternatif untuk menggantikan Perjuangan Kita, karya Sjahrir yang sebenarnya jauh di bawah brosur Tan Malaka. Harry A. Poeze, KITLV Belanda. Mencoba merumuskan kembali perjuangan kemerdekaan Indonesia dan jauh menatap ke depan. Koran AcehKita