Kampusbook.com
Keranjang belanja
Keranjang Kosong
Sub total:Rp.0
 
Search Local Books
Kata kunci:
Advanced search
Mencari buku-buku impor?
 
Beli Voucher Online
 
Top Categories
 
News and Future Release    
DAFTAR PEMENANG UNDIAN NATAL 2008
24.12.2008
Selamat bagi para pemenang undian. Lihat daftar pemenang disini...
Selamat Hari Natal 2008 & Tahun Baru 2009
22.12.2008
Kami mengucapkan Selamat Hari Natal 2008 & Tahun Baru 2009. Silakan membaca jadwal kerja Operasional kami..
Mengapa Belanja Menggunakan PG-1 ?
21.12.2008
Ingin belanja tapi belum punya Dompet Internet PG-1 ? Tunggu apalagi? Cek keunggulannya disini dan daftar sekarang juga..!!
PG-1 Dompet Internet: Paspor Anda menuju belanja online!
21.12.2008
Berbelanja melalui internet kini akan semakin mudah, aman dan menyenangkan dengan menggunakan dompet internet PG-1.
Indeks berita
 
Latest Reviews    
kebaya pengantin muslimah

04.01.2009 21:28:55 - ummi
aku baru aja beli buku ini, di gramedia blok m..sekitar 2 minggu yg lalu.. aku butuh referensi untuk kebaya yg mw aku pakai di akad ku nanti (Insya Allah), dan ternyata hanya buku ini satu2nya...
Menuju abad 21

30.12.2008 08:06:00 - FATHINATUL HASSANAH
IDENTITAS BUKU   Buku ini berbicara tentang organisasi non-pemerintah. Pada intinya, David Korten ingin menyatakan bahwa kehidupan manusia berada dalam krisis. Kita harus berani...
Rubaiyat Misteri tak Terlupakan

17.12.2008 12:57:19 - Mohamad Asrori Mulky
Rubaiyat Misteri Tak terlupakan Dimuat di Koran Jakarta, 13 Desember 2008 Oleh Mohamad Asrori Mulky Peneliti Pusat Studi Islam dan Kenegaraan (PSIK) Universitas Paramadina Jakarta. ...
Lihat semua resensi
 
Customer Support
Helpdesk
 
Bisnis 2030, The Ultimate Business Opportunities Pay Global One, give you an easier way to pay through the world

 
Home » Catalog » Aku Kartini Bernyawa Sembilan

Aku Kartini Bernyawa Sembilan

[45-07-7]
Oleh: 9 Penulis Odha
Aku Kartini Bernyawa Sembilan

 Rp.44.000

Beli
ISBN:9792231633, 9789792231632
Rilis:2007
Halaman:164
Penerbit:Gramedia
Bahasa:Indonesia
Penilaian Editor:
Penilaian Pembaca:belum dirating

Lihat resensi pembaca (0)  Tulis Resensi

Featured BookNew Book
Favorite Book Untuk 2 Pembaca

Sinopsis

Bayangkan jika kamu tertular AIDS, apa yang akan kamu ceritakan pada teman, pacar, suami, istri, atau ibumu? Kamu tidak bisa begitu saja pulang dan berkata, ‘Bu, saya ketularan AIDS!’. Lalu bagaimana Anda bersikap ketika orang tahu dan menjauh seakan-akan kamu membawa bom waktu yang siap meledak. Bagaimana rasanya ketika semua teman menolak berbagi makanan dan minuman dan bahkan enggan sekadar bersalaman. Mungkin menangis adalah respons pertama, namun apa selanjutnya ketika airmata sudah habis dan hidup terus berjalan? Para penulis ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) dalam kumpulan cerpen Aku Kartini Bernyawa Sembilan ini memilih untuk berbagi perasaan-perasaan tadi dan menyebarkan kesadaran bahwa HIV/ AIDS adalah issue dunia yang sangat serius untuk ditanganiBuku ini terdiri dari 11 cerpen dari 9 penulis ODHA yang diseleksi dari seluruh provinsi di Indonesia. Bekerja sama dengan UNAIDS, 6 sastrawan perempuan (Djenar, Dee, Ayu Utami, Cok Sawitri, Nukila Amal dan Oka Rusmini) kemudian mementori ODHA yang terseleksi untuk belajar menulis. Hasil pelatihan itu adalah kumpulan cerpen ini. Jangan harap kamu menemukan kisah ratapan yang melarat-larat, karena mereka tidak menulis seperti itu. Dari kisah-kisah mereka, kamu dapat mengetahui bagaimana melihat dunia dari perspektif lain. Juga tentang memberi makna lebih pada kehidupan dan menjadikan setiap detik kehadiran di dunia berguna, untuk apa pun dan siapa pun juga.


Apa komentar sang Ahli tentang buku ini?


"Dalam waktu relatif singkat, mereka telah menjelma menjadi penulis-penulis potensial yang karyanya layak disuarakan. Bukan hanya karena tema sentral HIV/AIDS, tetapi juga karena kelenturan mereka berekspresi, ketajaman mereka memilih kata, dan kejelian mereka menyusun plot."

---Dewi Lestari.


Related categories:Sastra & Puisi, Novel Fiksi & Cerpen
 
Edit Beli
Resensi Editorial
Pilih resensi:
Kumpulan cerpen ODHA

Rata-rata kumpulan cerpen ini sepertinya berdasarkan pengalaman pribadi mereka. Dan yang penting lagi,para perempuan ini ditulari HIV oleh para pasangan mereka yang kebanyakan adalah pecandu narkoba.Dan mereka harus menerima nasib mereka tertular karena mereka tak tahu bahwa suami atau pasangan mereka adalah pengidap HIV.Merasa ditipu oleh orang yang dipercayai.Sedih dan memprihatinkan memang...

Belum banyak memang kisah penderita HIV dituangkan dalam cerpen ataupun novel. Karena selama ini AIDS dianggap adalah sebuah aib yang harus ditutupi. Bahkan perlakuan bagi penderita HIV-Aids di berbagai rumah sakitpun terkadang masih memprihatinkan. Kumpulan cerpen yang dibuat oleh ODHA adalah sebuah terobosan,mereka menuangkan kreatifitas bahkan cerita pribadi mereka sendiri.Untunglah orang-orang seperti Dewi Lestari,Djenar Maesa Ayu dan Ayu Utami mau berbagi ilmu penulisan dengan para ODHA ini.Sehingga mereka merasa sama dengan orang-orang biasa,tak dihina bahkan terkucilkan.

Kadang kita menghukum ODHA karena perilaku buruk mereka-pecandu narkoba,memakai jarum suntik bergantian dan seks bebas.Padahal sisi lain ada perempuan ODHA sebagai obyek penderita,tak tahu apa-apa tapi harus jadi pesakitan seumur hidup.Ini membuka mata gw setelah membaca buku ini.Mereka tidak tahu sampai kapan mereka bisa bertahan hidup.Tapi semangat hidup mereka patut diacungi jempol.Seperti dinukil dari buku ini,mereka butuh tempat berbagi,ingin didengar dan diperhatikan.Terlebih mereka pernah merasakan kepedihan hidup,terbuang,mendapat cap buruk,berada diposisi bersalah atau dipersalahkan bahkan merasa ditiadakan.

Kisah ODHA di buku ini sungguh terkadang ibarat melodrama. Apakah kita percaya ada lelaki yang mau menerima wanita dengan apa adanya dirinya sebagai pengidap HIV? Atau seorang Dewi Lestari yang mau berbagi sedotan dan sendok dengan para ODHA ini,membuat mereka sangat terkesan karena orang tua merekapun belum tentu mau melakukan itu.Tapi itulah realita kisah mereka.Bahwa ODHA ingin bersuara,mereka berjuang hidup dengan virus itu.Sebagaimana orang-orang lain hidup dengan penyakit lain-kanker,hepatitis,diabetes dll.Mereka tak beda dengan yang lain. Buku ini adalah tentang pembelajaran hidup dan membuka mata kita agar waspada HIV-AIDS yang semakin meluas ( bahkan melibas anak-anak negeri ini )

Depok,24 Okt'07

Sumber: dikutip dari viresa.blogs.friendster.com

 


How to Shop  Order and Return Policy  Privacy Policy  Publisher CLICK HERE    Writer CLICK HERE   Contact Us© 2008, KampusBook.com or its affiliates.
All Rights Reserved.