Menurut saya buku ini lebih banyak menceritakan kegelisahan Sobary. Gelisah terhadap kelakuan jaman. Di mana manusia sudah semakin hilang kepekaannya terhadap alam. Padahal suara alam sekecil apapun akan memberikan kebahagiaan setiap saat jika diperhatikan. Di buku ini Sobary terasa lebih jujur, bahkan ada bagian yg terasa "curhat" buat saya, di mana Sobary mengungkapkan kerinduannya pada masa kecil, kebahagiannyanya saat anggota keluarganya berkumpul, dan kedekatannya pada ayah dan ibunya dengan cara yg berbeda. Meskipun sampai di bagian akhir kegelisahan Sobary tidak tersembuhkan, setidaknya mengetahui di jaman seperti ini masih ada orang dengan kegelisahannya, itu cukup mengobati kegelisahan kita semua. |